Dekan FIS UNJ: Kurikulum 2013 banyak kekurangan
  • Wed, 15/05/2013 - 20:11

JAKARTA, 15/5 (SOLUSInews): Jika kurikulum 2013 dilaksanakan saat ini, akan banyak kekurangannya, karenanya harus dimatangkan terlebih dulu.

"Kalau prosesnya tergesa-gesa maka akan jadi prematur," kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Komarudin dalam Seminar Nasional dan Temu Forum Komunikasi Program Studi Pendidika Sosiologi-Antropologi Indonesia di Universitas Negeri Jakarta, Rabu (15/5).

Dalam rangka perbaikan kurikulum, menurutnya, perlu diuji publik lebih lengkap.

Ia mengatakan, uji publik yang telah dilakukan, baru strukturnya. "Belum isi kurikulumnya, sehingga belum ada tanggapan dari masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Dosen Sosiologi FIS UNJ, Robertus Robert mempertanyakan penyatuan pelajaran Sosiologi dan Antropologi. "Pertanyaannya, bagaimana pemahaman mengenai disiplin ilmu dalam kurikulum 2013?," tanya dia.

Ia mengatakan jika dilihat dari dokumen kurikulum 2013, kurikulum ini membedakan sosiologi dan antropologi.

Sosiogi di ditempatkan dalam disiplin ilmu sosial sedangkan antropologi dalam ilmu humaniora.

"Sayangnya dalam penyusunan kompetensi inti dan kompetensi dasar kedua disiplin ini dicampuradukan. Pencampuran ini menunjukan bahwa khasanah disiplin ilmu tidak diikuti dalam menyusun dan membedakan mata pelajaran," demikian Robertus Robert.

(jr-ant/S)

Categories: 

Berita Terkait