PKS: BLSM 'gula-gula' redam reaksi masyarakat akibat kenaikan harga BBM
  • Fri, 31/05/2013 - 20:19

JAKARTA, 31/5 (SOLUSInews): Pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat atau BLSM hanyalah (trik) untuk meredam reaksi masyarakat karena kenaikan harga BBM.

"BLSM hanya sebatas 'gula-gula' untuk meredam reaksi dari masyarakat atas kenaikan harga bahan bakar minyak BBM). Tidak bisa dipastikan mampu meningkatkan daya beli masyarakat atau bisa membuka lapangan pekerjaan yang baru," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq di Jakarta, Jumat (31/5).

Ia menambahkan, penerima BLSM juga tidak mengcover seluruh segmen masyarakat yang paling terdampak oleh rencana kenaikan BBM.

"Misalnya buruh. Mereka paling terdampak, mereka juga bukan termasuk kategori penerima kan?" kata Mahfudz yang juga Ketua Komisi I DPR RI ini.

Kenaikan harga BBM, menurutnya, punya dampak berkelanjutan, Diawali oleh inflasi yang tinggi apalagi menjelang Bulan puasa (Ramadhan), berbarengan dengan tahun ajaran baru, Idul Fitri. Ini tentunya akan membuat beban masyarakat sangat berat.

"Sementara BLSM itu hanya sementara," katanya lagi.

Disebutnya, kenaikan BBM dan pemberian BLSM merupakan satu paket yang tak bisa dipisahkan."Jadi menurut saya, daripada kita utak-atik angka Rp30 triliun untuk bantuan sementara, lebih baik digunakan untuk mengembangkan sektor riil, membuka lapapangan pekerjaan, sehingga kehidupan masyarakat meningkat," demikian Mahfudz Siddiq.

(jr-ant/S))

Categories: 

Berita Terkait